Problematika Rumah Tangga: Sikap yang Diambil Saat Tersakiti

Kehidupan berumah tangga itu sarat ujian. Kita harus menyiapkan fisik dan mental yang sehat dan kuat agar bisa menghadapi berbagai rasa sakit, baik itu berupa cacian, hinaan, fitnah, dan sebagainya, yang datang dari lingkungan internal maupun eksternal.


Berikut tips-tips yang bisa dilakukan ketika tersakiti:

1. Boleh membalas orang yang menyakiti kita dengan balasan yang setimpal saat di dunia. Hal ini bertujuan agar orang yang menyakiti kita bisa merasakan hal yang sama. Akan tetapi, perlu dipertimbangkan kemaslahatannya karena dikhawatirkan kehilangan kontrol diri sehingga diperbudak hawa nafsu untuk berlebihan dalam membalas.


 2. Tidak membalas orang yang menyakiti di dunia, tetapi menuntutnya di akhirat kelak. Mayoritas wanita mengambil sikap ini. Kita harus berhati-hati dalam hal ini. Orang yang dituntut di akhirat nanti akan menjadi orang yang bangkrut karena semua pahala amal ibadahnya akan diserahkan kepada orang-orang yang pernah disakiti untuk menutupi atau membalas dosa yang pernah dilakukan saat di dunia. Jika kezaliman yang dilakukan semakin besar, semua pahala amal ibadahnya akan terkikis habis sehingga dosa yang orang yang dizalimi akan ditransfer ke dia.


3. Tidak membalas di dunia dan tidak juga menuntut di akhirat. Sikap ini yang diambil oleh para salaf terdahulu. Mereka mau memaafkan, bersabar, dan berlapang dada terhadap kezaliman yang diterima. Memang tidak ada hijab atau penghalang antara doa orang yang terzalimi dengan Allah, namun para salaf memilih mendoakan hal yang baik terhadap mereka karena mereka yakin setiap kesabaran dan kelapangan dada akan menghasilkan kebaikan-kebaikan yang tak terduga dari Allah.


Berdasarkan pemaparan di atas, sikap bijaksana yang seharusnya dilakukan adalah membalas keburukan dengan kebaikan. Setiap kebaikan yang dilakukan akan membuka pintu kebaikan lainnya.


Memilih untuk memaafkan, bersabar, dan berlapang dada terhadap kezaliman juga menjadi jalan yang ditempuh. Selain itu, selalu koreksi dan introspeksi diri terhadap keburukan yang menimpa, karena sejatinya itu bentuk kasih sayang Allah untuk menggugurkan dosa-dosa yang pernah diperbuat.


Faedah Kajian Ustazah Ummu Ghifari hafizahallah

Hypnoteaching/ Hypnolearning

 Agar tepat memberikan pengasuhan kepada anak, maka kita harus mengetahui cara mengenali gelombang otak anak. Pengaplikasian cara ini disebut hypnoteaching/ hypnolearning. Dalam hypnoteaching, gelombang otak diubah dahulu sebelum memberikan masukan.


Tips agar otak kita berada pada kondisi nyaman:

  1. Salat dan berdoa. Dalam keadaan ini, otak berada dalam gelombang alfa (tenang). 

  2. Dengan mendengarkan murotal beberapa suara per detik, maka anda akan memproduksi gelombang theta.

  3. Menikmati ombak di tepi pantai, melihat rintik hujan, mendengarkan gemericik air di akuarium.

  4. Berkendara di malam hari.


Yang terjadi pada otak ketika melihat video/ game kekerasan:

  • Terjadi peningkatan frekuensi gelombang delta (istirahat) dan theta (tenang / alam bawah sadar). Kondisi ini merefleksikan adanya beban mental pada pemain game.

  • Spektral (energi) daya gelombang alfa mengalami penurunan. Padahal gelombang alfa adalah keadaan otak yang mudah diisi, kalo menurun maka otak anak akan susah diisi. Anak jadi cenderung malas, ngantuk, dan bermain sendiri. Buat bonding yang bagus dengan anak karena anak gampang bercerita.

  • Pemain game/ tontonan terutama kekerasan mengalami beban mental yang berlebih, sehingga jika seseorang bermain game dalam jangka waktu lama, dapat menyebabkan perubahan psikologis, emosianal dan perilakunya.


Teknik pendekatan anak dengan hypnoteaching / hypnolearning :

  1. Menurunkan gelombang otak dari Beta menjadi Alfa atau Theta, sehingga seseorang merasa rileks dan kemudian mudah menerima berbagai saran/ sugesti dengan cara menggunakan cerita, perumpamaan atau joke.

  2. Hypnoteaching sebagai perpaduan pendidikan yang melibatkan pikiran sadar dan bawah sadar. Anak-anak diambil hatinya dulu sebelum diisi dengan pelajaran atau faedah dari pelajaran tersebut.

  3. Menyingkirkan pandangan buruk pada anak sehingga konsentrasinya naik.


Manfaat  hypnolearning:

  • Membuat proses pendidikan menjadi lebih menyenangkan

  • Anak lebih tertarik

  • Ibu lebih waras

  • Menumbuhkan bounding yang kuat antara ibu dan anak

  • Membantu mengurangi pikiran, sikap bahkan karakter negatif pada anak dan orang tua


Saat pikiran kita banyak, ada cara untuk menguranginya, yakni dengan cara:

  1. Jangan dipikir semuanya

  2. Mengoptimalkan seluruh indra dengan:

  • melihat apa yang ada di sekitar kita, misal meja, kursi, lemari

  • mendengarkan suara ini dan itu

  • sentuh apa yg bisa disentuh saat itu, ex. kaki, tas, laptop


Dengan memahami gelombang otak anak, kita dapat mengurangi pikiran anak, meminimalisir sikap buruk kita, serta mengurangi karakter negatif pada anak.


Cara mengubah gelombang otak:

  1. Memberikan alasan ketika anak harus melakukan/ meninggalkan sesuatu

  2. Memberikan penguatan/ pujian yang sesuai dengan pencapaiannya, bukan secara global

  3. Menguasai hati anak dengan memberi kesukaan anak

  4. Perbanyak kontak mata dan fisik dengan anak, semisal dicium, dipeluk, dielus. Karena dengan sentuhan, mereka merasakan kasih sayang yang kita miliki.

  5. Memberikan motivasi dengan kisah/ sirah

  6. Siapkan peraga saat belajar

  7. Menggunakan bahasa anak/ bahasa yang mereka pahami


Faedah Kajian Ustazah Ummu Yumna hafizahallah


Kewajiban - Kewajiban Seorang Pendidik


1. Memberikan salam, baik secara lisan dan sikap yang kita contohkan kepada anak-anak didik kita. Menebarkan kedamaian, benih-benih kecintaan diantara mereka. Karena kita ingin meniru apa yang diajarkan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Kunci keberhasilan antar orang tua, guru dan anak didik yaitu pendekatan dengan doa. Dekatkan dengan memberikan kehangatan pada anak-anak didik, sebagaimana yang telah dicontohkan Nabi yaitu menebar salam.


2. Meminta pertolongan pada Allah. Menekankan kepada anak didik bahwa setiap akan melakukan sesuatu, hendaknya meminta pertolongan pada Allah. Karena hidup adalah ujian, yang pasti akan menemui kesulitan-kesulitan. Apapun yang dihadapi maka mintalah pertolongan pada Allah, karena manusia itu sangat lemah. Betapa pentingnya akidah dan tauhid pada diri manusia untuk selalu meminta pertolongan pada Allah, meskipun untuk hal-hal yang sepele.


3. Memperingatkan dari bahaya kesyirikan. Kesyirikan akan menjadikan seorang hamba menjadi orang-orang yang lemah, yang tidak menggantungkan diri kepada Allah. Kesyirikan bisa merusak watak manusia, sikap dan karakter seseorang. Cara menguatkan diri kita dan anak-anak didik kita adalah dengan menguatkan tauhid yang benar. Menghilangkan kesyirikan-kesyirikan yang ada dalam kehidupan manusia. Seperti halnya di dalam QS Luqman ayat 13 berikut ini:


وَإِذْ قَالَ لُقْمَانُ لِابْنِهِ وَهُوَ يَعِظُهُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ


“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”” (Luqman: 13).


Dari ayat di atas, bisa diambil hikmah bahwasanya orang tua/ pendidik sebaiknya membangun suasana yang baik dalam menasehati anak didiknya. Sehingga nasehat yang kita sampaikan dapat diterima dengan baik oleh anak didik kita.


4. Hendaknya mencoba mendekatkan hubungan dengan Allah dan sesama manusia. Jika anak didiknya laki-laki, maka ajaklah ke masjid. Sampaikan bahwasanya masjid adalah tempat untuk shalat bagi laki-laki.


Hadits ini sahih, dari Sabrah bin Ma’bad al-Juhani radhiyallahu ‘anhu, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:


مُرُوا الصَّبِيَّ بِالصَّلَاةِ إِذَا بَلَغَ سَبْعَ سِنِيْنَ ، وَإِذَا بَلَغَ عَشْرَ سِنِيْنَ فَاضْرِبُوْهُ عَلَيْهَا


Perintahkanlah anak-anakmu untuk shalat ketika telah berumur tujuh tahun. Dan apabila telah berumur 10 tahun belum shalat, maka pukullah ia. (HR. Abu Dawud)


Faedah Kajian Ustaz Mu'tasim hafizahullah

Fase Egosentris pada Anak

Manusia pasti mengalami fase egosentris dalam hidupnya. Dia pernah merasa paling benar, paling nggak mau menerima masukan. Sebagaimana namanya, yakni ego yang artinya kaku dan sentris bermakna pusat. 


Masa Egosentris muncul di usia usia 0 - 7 tahun.

Masa ini meliputi :

1. Egois 

2. Muncul rasa cemburu

3. Senang di perhatikan dan diapresiasi


Tugas orang tua dalam masa ini adalah dengan membersamainya, tidak membiarkan dan tidak memarahi anak.


Kegunaan atau manfaat egosentris :

1. Melatih anak untuk mengungkapkan kebenaran

2. Melatih anak untuk memilih 

3. Melatih anak untuk mengungkapkan apa yang diinginkan 

4. Melatih anak agar dewasanya lebih percaya diri


Cara mengatasi egosentris :

1. Tidak memaksa anak 

2. Biarkan anak bereksplorasi selagi tidak membahayakan diri sendiri, orang lain dan lingkungan

3. Berikan batasan dan aturan yang jelas disertai  alasannya. 

4. Berikan pujian pada anak jika sudah melakukan hal yang positif, bisa dengan mendoakan dan diberi apresiasi secara materi.

5. Berikan pemahaman tentang perizinan, kepemilikan, pemaaf dan sifat qonaah.


Kaedah untuk menuntaskan egosentris: biarkan selama yang dilakukan tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain. Jika masa egosentris tidak dituntaskan, maka kelak anak akan menjadi orang yang egois biiznillah.


Faedah Kajian Ustazah Ummu Muhammad hafizahallah

Wasiat untuk Pemuda (ke-14)

Dari Al-Hasan Al-Basri rahimahullah, beliau berkata: “Wahai para pemuda, jauhkanlah diri kalian dari tashwif (yakni menunda-nunda beribadah, semisal mengatakan saya akan melakukan ini, saya akan melakukan itu).”


Menunda-nunda ibadah adalah hal negatif yang bisa menghancurkan masa depan seorang pemuda. Bercita-cita boleh, tapi harus segera direalisasikan. Mindset kata akan itu biasanya nanti-nanti dikerjakan, akhirnya ditunda-tunda. Seringkali para pemuda berpikir untuk menunda-nunda beramal saleh, merasa bahwa waktunya masih panjang, sehingga masa mudanya terlewat begitu saja. 


Para ulama berkata tentang pentingnya waktu: “Bahwasanya hari-hari berkata kepada kita: Saya adalah hari yang baru. Manfaatkanlah, karena saya tidak akan datang kembali.” Saat menunda-nunda amal saleh, bisa jadi kematian sudah tiba lebih dulu sebelum usia yang ia rencanakan untuk amal saleh.


Bersegeralah sebelum datang 7 perkara:

  1. Kefakiran yang menjadikan orang lalai

  2. Kekayaan yang menjadikan orang lupa

  3. Sakit yang merusak

  4. Masa tua

  5. Datangnya kematian

  6. Datangnya fitnah Dajjal

  7. Datangnya hari kiamat


Aneh jika ada seseorang yang terus-menerus menunda kebaikan, berpanjang angan, dan hidup seenaknya, dengan mengatakan bahwa rahmat Allah itu luas. Betul memang jika dikatakan bahwa seseorang masuk surga disebabkan rahmat Allah. Namun, perlu diingat, bahwa rahmat Allah tidaklah diberikan kepada hamba-Nya kecuali bagi mereka yang mau beramal saleh. 


Faedah Kajian Ustaz Abu Muhammad hafizahullah