Memahami Perkembangan Otak Sebagai Dasar Mengenali Anak

Siapakah anak itu?

Anak adalah anugerah Allah untuk kita semua. Setiap bayi yang lahir memiliki kurang lebih 100 miliar sel neuron. Setiap bayi yang lahir memiliki modal otak yang fresh, kritis, yang hanya dimiliki usia 0 - 6 tahun. Bayi hingga usia 8 tahun memiliki anugerah empati dan simpati yang masih suci dan murni. Bayi hingga dewasa memiliki golden period yang berbeda untuk setiap aspek perkembangannya. 

Chip manusia sepanjang masa: OTAK


Ada apa di dalam otak?

Struktur otak itu sangat rimbun, ibaratnya seperti hutan yang sangat padat dengan pepohonan. 


Bagaimana otak belajar:

  • Pengalaman awal yang dirasakan indera akan diolah oleh otak dan menghasilkan Persepsi (persepsi negatif atau positif)
  • Persepsi yang diulang-ulang membentuk kebiasaan
  • Kebiasaan yang terus dilakukan berkembang menjadi kepribadian
  • Kepribadian yang sudah terinternalisasi menjadi perilaku
  • Perilaku individu yang seragam dilakukan oleh banyak orang dalam kelompoknya menjadi budaya


Mc Lean menggambarkan otak mempunyai tiga bagian yang disebut "TRIUNE” tiga dalam satu otak.


1.  Batang otak/ inti hitam. 

Bagian ini adalah pusat reaksi. Biasanya beraksi ketika merasa takut, ditakut-takuti, dikritik atau diancam, bertahan, marah atau saat berdebat. 


2. Limbik (lapisan merah)

Dikenal sebagai "tempat rasa sayang", pusat emosi. Semua persepsi masuk melalui pusat ini. Pengalaman sayang, kebaikan hati, rasa kasih, penghargaan, dari rasa peduli membuka pintu ke proses berpikir yang lebih tinggi. Pembelajaran dioptimalkan melalui bagian otak ini.


3. Korteks (lapisan biru). Bagian otak untuk alasan dan berpikir logis. Dikenal sebagai "bagian dari kerja sekolah" atau pusat berpikir. Jika sistem limbik menerima perasaan yang baik, maka selaput otak  nalar, menganalisis rencana, mengatur berbicara, bahasa penglihatan dan pendengaran serta kreativitas.


Otak memiliki golden period:

*Motorik baik halus maupun kasar usia 0-9 tahun

*Sosial emosional usia 0 - 4 tahun

*Seni kreativitas usia 3 -10 tahun

*Penglihatan usia 0-12 tahun

*Bahasa: sepanjang hidupnya


Anak yang mengalami stres berkepanjangan atau merasa  ditolak akan berperilaku sebagai berikut:

tidak dapat berprestasi baik di sekolah

tidak dapat belajar atau memproses informasi yang baru

menunjukkan sikap agresif

tidak dapat mengembangkan hubungan saling peduli dengan orang lain akan merefleksikan lingkungan dimana anak dibesarkan. 


Apa yang harus kita lakukan?

  • Memberikan kesehatan, kenyamanan dan nutrisi yang banyak, antara lain dengan imunisasi yang sesuai, pemberian ASI, serta terus memantau tumbuh kembang anak.
  • Membangun hubungan yang hangat, bermakna dan bersahabat.
  • Memberikan respon yang sesuai, contohnya orang tua ikut bergabung bermain bersama anak. Bahkan di awal kelahiran, orang tua harus memperhatikan ritme dan mood bayi. Sebisa mungkin mengetahui kebutuhan bayi dan memberikan perhatian yang sesuai dengan keinginannya.
  • Sadari bahwa setiap anak adalah unik. Jangan berekspetasi lebih. Kesuksesan seorang anak memiliki persepsi yang berbeda beda. Bisa jadi anak A sukses di bidang akademik, anak B sukses dalam menghafal Al-Qur’an dan mengamalkannya. Keduanya sama-sama sukses sesuai kelebihannya masing-masing.
  • Lebih berhati-hati dalam keseharian dengan anak di rumah, karena di umur mereka, kita (orang tua) sangat berpengaruh dalam membentuk karakter mereka.
  • Otak adalah bagian yang penting dalam proses tumbang anak. Ia akan maksimal jika melalui stimulasi yang baik dan benar sejak anak usia dini.
  • Mendidik anak-anak harus dengan hati yang tulus, ikhlas, terbuka dan penuh kasih sayang. Karena otak anak adalah masa-masa keemasan dalam pertumbuhan.
  • Otak tidak dapat berpikir jika limbik belum terbuka. limbik akan terbuka jika batang otak terbuka. Batang otak terbuka jika anak dalam kondisi senang, tidak ditakut-takuti dan diancam. Agar anak bisa berpikir dan memahami sesuatu, maka kondisikan anak dalam keadaan bahagia.


Faedah Kajian parenting bersama Ustazah Diah, S. Pd hafizahallah


 🔊🔊🔊

Dapatkan pahala jariyah dengan me-like dan men-share update kajian parenting dan lainnya di medsos Sekolah Ibu berikut ini:

📍Instagram : https://www.instagram.com/sekolahibu_serbabisa/

📍Facebook: https://www.facebook.com/profile.php?id=100083861036591

📍Telegram : https://t.me/sekolahibu_serbabisa

📍Website: https://sekolahibuserbabisa.blogspot.com/