Bagaimana Mengendalikan Marah pada Anak


 

Depresi pada anak terjadi karena pola pengasuhan orang tua yang kurang tepat. Biasanya pola asuh ini biasa diterapkan oleh orang tua yang mengalami depresi juga. Orang tua dengan pola asuh seperti ini sering memberikan respon, perhatian, serta perilaku yang buruk terhadap anak meskipun dalam hati orang tua tdak menginginkan hal tersebut namun semua itu terjadi secara spontan. Oleh karena itu, kekerasan pada anak itu tidaklah dibenarkan karena hal itu akan menjadikan anak menjadi kurang percaya diri. 


Dampak depresi pada anak

Jangka pendek : anak hanya akan menjadi miniatur orang tua

Jangka panjang : anak menjadi orang yang tertutup, dan tidak percaya diri


Tanda-tanda depresi pada anak : 


1. Secara fisik : 

Anak-anak akan mudah pusing

Banyak murung dan pendiam

Mengalami sakit yang tidak diketahui penyebabnya

Sesak nafas

Lelah setiap saat 

Mengalami nyeri pada tubuhnya

Rasa tidak nyaman didalam perutnya

Aktivitas diluar menjadi terganggu

Terapi yang dilakukan : 

hendaknya sering meminta maaf kepada anak sebelum tidur, dan memberikan sounding sebelum tidur maka hal tersebut akan bisa membasuh luka pengasuhan kepada anak. 


2. Secara mental: 

Sangat susah terlihat, namun kita bisa melakukan pengamatan pada anak kita dengan mengamati ekspresi anak yang terlihat

Selalu dibebani rasa bersalah

Sulit untuk berkonsentrasi dan sangat sulit untuk mengambil keputusan 

Memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri secara fisik


3. Secara perilaku:

Anak-anak akan mudah sedih, marah, sensitif secara berkelanjutan, terkadang yang biasanya ia anak pendiam menjadi anak yang usil. 

Mudah menangis

Tidak memiliki motivasi dalam belajar

Menutup diri dari lingkungannya

Apatis terhadap lingkungannya

Cemas dan khawatir yang berlebihan

Maka dari itu, penting sekali seorang belajar untuk bisa mengendalikan amarahnya dengan mengenal teknik S. T. O. P. 


Ustazah Ummu Yumna

Ahad, 5 Maret 2023