Kecerdasan Anak


 “Anakku kok belajarnya susah, ya? Hafalan Al Qur'an juga masih sedikit. Gak kayak Fulanah yang pintar di sekolah”. 

Pasti pernah mendengar kalimat di atas, bukan? Sering. Anak yang tidak bisa menghitung angka-angka di pelajaran matematika dicap kurang pintar, anak yang susah menghafal kosakata bahasa asing juga dinilai tak pandai. Biasanya yang dijadikan standar umum kecerdasan anak adalah dari kesuksesannya meraih nilai tinggi di sekolah. 

Benarkah demikian? Apa sih yang dimaksud dengan kecerdasan?

Kecerdasan adalah kemampuan untuk memecahkan masalah atau melakukan/ menghasilkan sesuatu yang baru dan ada nilainya dalam kehidupan sehari-hari (berbudaya). (Gardner, 1983)

Setiap anak memiliki kecerdasan yang berbeda-beda. Jangan menganggap kekurangan anak di suatu bidang membuat kita melabeli anak tidak pintar. Hendaknya orang tua menjadi fasilitator yang bisa memberikan stimulus yang tepat untuk anak.

Bagaimana caranya memberi stimulus yang tepat pada anak?

Yaitu dengan memepelajari kecerdasan jamak dan mengindentifikasi kecerdasan bawaan anak. Hendaknya kita fokus pada kecerdasan bawaan anak.

Berikut beberapa contoh tokoh-tokoh terkenal dengan kecerdasan jamak masing-masing.


Kecerdasan linguistik:

1. Ir. Soekarno, mantan presiden RI yang pertama, memiliki kemampuan berpidato.

2.K.H. Zainuddin, MZ

3. Chairil Anwar, penyair dan sastrawan, kecerdasan bahasa tulis.


Kecerdasan logika-matematika:

1. B.J Habibie, mantan presiden RI yang ketiga, merupakan perancang pesawat terbang yang handal di Indonesia dan internasional.

2. Roy Suryo, ahli teknologi informasi dan komunikasi.

3. Dr. Rezak Matag, ilmuwan Indonesia penemu planet beroksigen.


Kecerdasan visual spasial:

1. Affandi, pelukis terkenal Indonesia

2. Pratiwi Sudarmono, astronot Indonesia

3. Utut Ardiansyah, Master Catur Indonesia

4. Ir. Sutami, perancang jembatan Semanggi Jakarta

5. Ir. Silaban, perancang Masjid Istiqlal Jakarta


Kecerdasan kinestetik tubuh:

1. Rudi Hartono, pemain dan juara bulu tangkis internasional

2. Seno Ajigumira, pantomim dan dosen Institut Kesenian Jakarta


Kecerdasan naturalis:

1. Prof. Hembing, ahli dalam tumbuh-tumbuhan & pengobatan herbal

2. Dr. Emil Salim, pecinta lingkungan

3. Harini Bambang Wahono, ahli daur ulang sampah/ limbah, dan penggagas penghijauan kota


Kecerdasan spiritual: 

1. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam

2. Ki Hajar Dewantara, tokoh pendidikan Indonesia

3. H. Agus Salim, K.H. Wahid Hasyim, tokoh-tokoh nasional Indonesia 


Ustazah Diah Haryanti, S.Pd.