Kontrol Penggunaan Gadget

Penggunaan gadget (smartphone, laptop, tablet dll) yang tak terkendali oleh seluruh kalangan (anak-anak, remaja dan dewasa) berujung pada keluhan dan sikap yang tak sesuai aturan. Gadget itu bagai 2 mata pisau. Bisa diambil manfaatnya, tetapi juga banyak mudharatnya. Dampak Positif : 1. Sarana berbagi ilmu pengetahuan. Muncul aplikasi zoom, gmeet dll yang memungkinkan belajar langsung dengan orang di luar negeri. 2. Media berjaring dan Sosialisasi. Biaya telpon murah bahkan bisa melihat wajah 3. Memudahkan pekerjaan. Dalam sehari bisa melakukan lebih dari 1 kegiatan tanpa capek dan tanpa biaya transportasi. 4. Media belajar, seperti kajian online 5. Media promosi, bisnis, dan jual beli, tanpa keluar rumah. Dampak Negatif : 1. Menjadi lebih sulit ikhlas dalam beribadah. Tinggal klik, gugur amalnya. 2. Membuat iri dan kurang bersyukur. Banyak yang memamerkan harta dan kenikmatan. 3. Mudahnya berbuat dosa dan melalaikan waktu. Awasi tontonan anak, jangan dibiarkan pegang hp sendiri. 4. Gangguan kesehatan mata. Saat skrol terlalu cepat dan dapat menggangu konsentrasi. Yang menyebabkan kita harus ada dorongan yang kuat untuk berubah: 1. Menjaga kondisi hati agar senantiasa sehat dan bersih. 2. Membentuk identitas sebagai muslim yang berintegritas. Tidak ikut-ikutan teman. Harus menanamkan rasa takut kepada Allah. 3. Memanfaatkan waktu yang Allah berikan di dunia dengan sebaik-baiknya. Meskipun usia di dunia lebih pendek dari usia di akhirat, kelak akan dimintai pertanggungjawaban. Jangan merasa aman dengan usia. 4. Menjauhkan diri dari hidup yang sia-sia dan su'ul khatimah. Cara mengendalikan gadget: 1. Menggali motivasi dan memperkuat niat. Niat untuk hal yang bermanfaat akan dimudahkan dan berpahala. 2. Berdoa, bersabar, dan muraqabah. Semuanya itu bukan karena usaha kita tetapi kemudahan dari Allah. Sabar dalam kebaikan dan sabar dalam menjauhi larangan. Tanamkan rasa senantiasa diawasi oleh Allah. 3. Menciptakan rutinitas baru yang lebih sehat. Melakukan hobi dan menemukan passion. 4. Menciptakan lingkungan yang sesuai dengan pemicu kebiasaan. Waktunya dibatasi untuk semua penghuni rumah. 5. Menjadikan kebiasaan buruk sulit dilakukan. Bisa dengan menyerahkan gadget kepada pasangan lalu minta tolong untuk disimpan di tempat yang tidak kita ketahui. Referensi : Gawai dalam Kendalimu, Arifa dan Sekar, Ahlan Pustaka Umat. Materi Webinar Kontrol Penggunaan Gadget pada Anak, Ustadzah Cut Rafiqa Majid.


Oleh Ustazah Diah Haryati,S.Pd